Link

Kamis, 22 Januari 2015

Buku Catatan Riset

Dear Dreamers!

Cuaca mendung kembali mengawali langkah saya hari ini. Saya menyapa Dr. Yamazaki yang telah tiba lebih dulu saat saya membuka pintu. Saya lalu menghampiri beliau sambil membawa dua lembar kertas.

"Maaf, Dr. Yamazaki. Ada file yang ingin saya kopi. May I get your help (bolehkah saya minta bantuan)?"

"Oh, sure (tentu)," jawab Dr. Yamazaki lalu mengantar saya ke ruangan di sebelah ruang kerja kami. Beliau memberitahu saya cara mengoperasikan mesin fotokopi.


"Seperti ini saja, tidak terlalu sulit," ujar beliau sambil mengkopi file instruksi pemakaian Nanodrop yang saya bawa.

"Thank you," kata saya lalu menerima file tadi dari Dr. Yamazaki.

"Kemarin saya sudah menyelesaikan tes ELISA. I think it was good," ujar saya saat kembali ke ruang kerja.

"Ah, baiklah kalau begitu. Nanti silahkan ambil datanya dan simpan di folder saya," kata Dr. Yamazaki.

Hari ini, saya dan Kohara-san mengerjakan tahap akhir Luciferase assay, yaitu pengukuran sampel. Kohara-san menyiapkan buffer dan substrat, kemudian menyiapkan sampel, dan mengajarkan saya cara menggunakan Luminometer, alat untuk mengukur luminansi yang dihasilkan sampel.

"Mesin ini hanya bisa mencetak datanya, selanjutnya kita sendiri yang akan mengetik di komputer," kata Kohara-san sambil memasukkan sampel ke Luminometer.

Usai memproses 30 sampel, kami pun merapikan peralatan eksperimen.

"Bagaimana kabar putra Anda?" tanya saya.

"Yah, dia baik-baik saja."

"Apa sekarang dia di rumah?"

"Mmm, sendirian. Karena itulah hari ini saya hanya bekerja sampai siang. Saya harus di rumah saat jam makan siang," kata Kohara-san.

"Benar. Kalau tidak, dia akan kelaparan sepanjang siang ini," saya menimpali.

Siang ini, Dr. Yamazaki membantu saya melakukan setting agar laptop saya dapat terkoneksi dengan printer kantor, serta terhubung dengan hard disk komputer di lab, sehingga saya tidak perlu lagi membawa flash disk jika ingin mengambil data analisis di komputer lab. Cukup menyimpan data tersebut di folder saya, maka data dari komputer lab dapat saya akses dari laptop saya. "Selama kamu menggunakan akses internet kantor, dan tentu saja selama kamu berada di area NIMS," Dr. Yamazaki memberi saya catatan khusus.

"Baiklah, akan saya ingat. Terima kasih," jawab saya lalu tersenyum.

"Oh iya, tunggu sebentar," kata Dr. Yamazaki lalu kembali ke kubikel beliau mengambil sesuatu. "Ini buku risetmu. Mulai sekarang, setiap eksperimen yang kamu lakukan, catat di buku ini. Catat tanggal, judul eksperimen, protokolnya, dan hasilnya juga ditempel di sini. Apa yang kamu catat di sini dicatat juga di folder tadi, jadi saya bisa melacak data-datamu. Kalau perlu tulis nomor telepon kantormu di depan, siapa tau buku ini ketinggalan di satu tempat, orang yang menemukannya bisa langsung menghubungimu," kata Dr. Yamazaki lalu menyerahkan sebuah buku bersampul biru tua dan lembaran berisi cara menggunakan buku tersebut.

Langit Tsukuba masih mendung, namun hujan telah berhenti. Saya mengayuh sepeda menuju Ninomiya, menyiapkan diri untuk esok hari yang akan lebih menyenangkan.

Oh iya, lewat blog ini saya ingin mengucapkan Dirgahayu ke-56 untuk Kabupaten Sumbawa. Semoga semakin jaya dan terus berkembang menjadi daerah yang maju, terutama dalam pendidikan. Saya berharap apa yang saya lakukan di sini juga dapat memberi kontribusi positif untuk kemajuan pendidikan di Sumbawa.

Oke Dreamers, demikian catatan harian saya kali ini. Sampai jumpa besok!


Buku catatan riset

Tidak ada komentar:

Posting Komentar